Validasi Kebenaran, “Mengamati”, “Memahami” atau “Mengalami”?
August 7, 2011
Leave a comment
Ketika seseorang mempertanyakan suatu kebenaran, maka kepastian bagi suatu dugaan kebenaran cenderung dihakimi oleh pengamatan. Pengamatan ini dapat dilakukan dengan uji pendengaran, uji perabaan, dan uji penglihatan. Namun mungkin yang paling disukai adalah uji penglihatan, dimana tanpa dapat dilihatnya suatu kebenaran, segera dinyatakan sebagai kurang benar atau bahkan tidak benar (tidak dapat dipercaya) sama sekali. Lalu bagaimana seharusnya … ? Read more…
Categories: Philosophy
COMMENTS